Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sejarah Pertemuan Indonesia dan UEA: Sudah Lama Kita Tidak Menang

Kota Medan
Sejarah Pertemuan Indonesia dan UEA: Sudah Lama Kita Tidak Menang
Hansamu Yama Pranata saat melakukan pemanasan sebelum tampil lawan Malaysia. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib
Share Article

Medan, IDN Times - Indonesia akan kembali berjuang merebut tiket Piala Dunia 2022. Dua kekalahan dari Malaysia dan Thailand di kandang sendiri harus dikubur dalam-dalam. Anak asuh Simon McMenemy kini harus fokus menatap duel kontra Uni Emirat Arab, di Abu Dhabi, Kamis (10/10) malam ini.

Tentu saja, UEA jelas lawan yang berat ditumbangkan di kandang sendiri. Dari rekor pertemuan Indonesia pernah menang dua kali. Tapi sudah lama sekali.

Berikut head to headnya:

  1. 1. Turnamen Merdeka 1981

    Fanatisme suporter Indonesia acap kali membuat Timnas bisa tampil penuh motivasi. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib
    Fanatisme suporter Indonesia acap kali membuat Timnas bisa tampil penuh motivasi. IDN Times/Ilyas Listianto Mujib

    Indonesia pernah menang telak lawan skuat berjuluk Al Abyad itu, tapi sudah sangat lama sekali. Hal itu terjadi 38 tahun lalu. Ketika itu Indonesia menang dengan skor 5-2 pada Turnamen Merdeka di Malaysia.

  2. 2. Turnamen Merdeka 1982

    UAEFA.en
    UAEFA.en

    Setahun berselang timnas bertemu lagi dengan UEA. Kali ini UEA tampil beringas dan berhasil balas dendam atas Indonesia dengan skor 2-1.

  3. 3. Asian Games 1986

    IDN Times/Hasudungan
    IDN Times/Hasudungan

    Berselang empat tahun, Indonesia dan UEA berjodoh lagi. Laga ketat tersaji. Timnas dipimpin Ricky Yakobi. Mantan pemain PSMS junior itu membawa Indonesia unggul 1-0. Tapi UEA membalas dan berbalik unggul. Syukur ada Jaya Hartono dengan golnya memaksakan hasil imbang di ekstra time. Indonesia menang adu penalti 4-3.

  4. 4. Piala Asia 1996

    Ning Syaifulloh dan Widodo Cahyono Putro, dua pemain legenda dari Petrokimia Putra Gresik.
    Ning Syaifulloh dan Widodo Cahyono Putro, dua pemain legenda dari Petrokimia Putra Gresik.

    Timnas Indonesia diperkuat Widodo Cahyono Putro, Bima Sakti dan Hendro Kartiko. Turnamen ini diingat orang sebagai gol salto Widodo yang ciamik. Tapi bukan ke gawang UEA. Sebab kala melawan UEA, Indonesia tertunduk dengan skor 0-2.

  5. 5. Asian Games 2018

    Luis Milla diperpanjang 1 tahun durasi kontraknya
    Luis Milla diperpanjang 1 tahun durasi kontraknya

    Indonesia dipimpin Luis Milla tampil cukup baik selama Asian Games. Indonesia mengandalkan pemain U-23 ditambah beberapa pemain senior seperti Beto Goncalves dan Stefano Lilipaly.

    Indonesia tertinggal lebih dulu lewat gol Zayed Al-Ameri. Tapi disamakan Beto Goncalves. Zayed lagi-lagi membobol gawang Indonesia. Stefano Lilipaly berhasil memaksakan adu penalti lewat golnya di masa injury time. Sayangnya Indonesia takluk 3-4 saat adu penalti.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More