Dijelaskan Jimmi lebih rinci, pihaknya punya tiga program CSR untuk masyarakat. Yakni, pertamanan, pengembangan ekonomi masyarakat dengan mendampingi 12 kelompok masyarakat.
"Empat kelompok menjahit (Serasi, Murni, LaMegogo dan Karang) , dua kelompok kerajinan anyaman bambu (Kelompok Cendani 1 dan 2), dua kelompok rajutan (Kelompok Kerasi 1 dan 2) , tiga kelompok makanan olahan (BM Cake, Kubabamer, Rindu), dan 1 kelompok pertanian yakni Kelompok Harapan yg kita integrasikan menjadi Kelompok Ramah Lingkungan, untuk kelompok pertanian kita dampingi dalam pembuatan pupuk padat, pupuk cair organik dan juga pelatihan pakan ternak dari konsentrat," katanya.
"Demikian juga untuk kerajinan bambu langsung dilatih oleh ahli berpengalaman. Kedua penyediaan Akses Air Bersih dengan sistem kelompok, 10 KK satu unit sumber air bersih. Dan juga melakukan kampanye STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat). Dan ketiga untuk Konservasi dengan menanam pohon dan membuat lubang resapan air (biopori), sekarang sudah 7.500 pohon sampai jadi, di desa ini sudah 4.000an pohon, dalam pabrik 3.500 pohon. Sedangkan Biopori sekitar 4 ribuan titik," pungkasnya.