Medan, IDN Times - Aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan dianggap menjadi bukti jika terorisme masih masif terjadi. Terduga pelaku yang beraksi disebut masih berafiliasi dengan ISIS melalui kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Mantan napi teroris (Napiter) Ustaz Khairul Ghazali memberikan analisisnya terhadap aksi teror yang terjadi. Dia berkesimpulan, aksi ini adalah bentuk balas dendam atas kematian pimpinan ISIS Abu Bakr Al Baghdadi.
