Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok.IDN Times/istimewa
Dok.IDN Times/istimewa

Sibolga, IDN Times - Kabut asap kian tebal dan pekat di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara, sudah berlangsung sepekan terakhir. Terutama di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (23/9).

Berbagai langkah antisipasi pun masih terus dilakukan oleh berbagai pihak. Termasuk aksi berbagi masker sebanyak-banyaknya bagi warga. Tujuannya adalah untuk mencegah penyakit ISPA.

Aksi berbagi masker kali ini datang dari Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) dan Indonesian Escorting Ambulance (IEA). Mereka dibantu 3 rumah sakit, yakni RSUD Pandan, RSU FL Tobing dan RS Metta Medika.

1. Belasan partisipan bagikan 1.000 masker kepada masyarakat

Dok.IDN Times/istimewa

Koordinator aksi Ardi menyebut, belasan partisipan ikut dalam aksi ini. Sebanyak 1.000 masker pun sudah dibagikan ke warga yang ada di Sibolga Tapteng. Sasaran mereka adalah pengendara dan pejalan kaki.

"TItik pembagian masker kita lakukan di simpang Lampu Merah Sibolga Julu dan simpang Lampu Merah Pandan, sasarannya semua pengguna jalan," kata Ardi.

2. Jika asap semakin tebal, kebutuhan masker akan bertambah

Dok.IDN Times/istimewa

Menurut Ardi, aksi berbagi masker untuk saat ini sangat dibutuhkan warga di kedua daerah itu. Kondisi itu pun diprediksi akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

"Kalau kondisi kering begini, asap bisa saja semakin tebal, karenanya kebutuhan masker akan terus bertambah," beber Ardi.

3. Masker akan terus dibagikan jika kondisi asap memburuk

Dok.IDN Times/istimewa

Ardi yang sekaligus Kordinator IEA dan member Komantab ini menyebut, aksi serupa akan terus dilakukan, jika kondisi kabut asap terus memburuk.

"Kita berharap situasi bisa kembali, tapi jika ini terus terjadi, kita akan terus berusaha berbagi masker ke warga, karena penggunaan satu masker kan terbatas, tak bisa digunakan berhari-hari dan harus diganti, ini berarti ketersediaan masker di rumah-rumah warga harus dipastikan selalu ada," katanya.

Editorial Team