Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jokowi Hadiri Temu Kader di Medan, Dito: Ini Sejarah Buat AMPI

IDN Times/Fadli Syahputra
IDN Times/Fadli Syahputra

Medan, IDN Times - Calon presiden (Capres) 01 Joko Widodo menghadiri acara Temu Kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/3) pagi.

Kunjungan Jokowi dalam rangka safari politiknya itu didampingi para petinggi AMPI. 

Begitu tiba di lokasi acara rombongan disambut hangat para peserta acara.

Ketua Umum AMPI, Dito Aryotedjo mengaku senang dengan kehadiran Jokowi. Apalagi baru kali ini acara AMPI dihadiri Presiden RI. 

"Ini sejarah buat AMPI. Sejak era Soeharto, baru hari ini Presiden Republik Indonesia hadir di acara AMPI," ucap Dito. 

1. AMPI: Presiden kita bukan kaleng-kaleng

IDN Times/Fadli Syahputra
IDN Times/Fadli Syahputra

Selain senang, Dito mengaku puas dengan dengan kinerja Jokowi selama memimpin Indonesia. Dia memuji soal pembangunan infrastruktur hingga kartu sakti yang selalu jadi andalan. 

"Ada empat menteri yang merupakan kader AMPI dalam Kabinet Jokowi. Presiden kita bukan kaleng-kaleng. Dengan internet yang kencang, jualan kita laku. Jokowi Bapak Pembaharuan Indonesia," teriaknya sewaktu memberikan kata sambutan . 

Pantauan IDN Times, usai memberikan pidato dan bersilaturahmi dengan para pendukung dan relawan, Jokowi dan rombongan meninggalkan lokasi. Terlihat Paspamres melakukan pengawalan ketat ketika Jokowi dan rombongan keluar dari lokasi.

Selain para petinggi AMPI, di acara terlihat juga Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang dan Mantan Ketua AMPI Agung Laksono. 

2. Jokowi: Jangan sampai kita terpecah-belah karena beda pilihan

IDN Times/Fadli Syahputra
IDN Times/Fadli Syahputra

Dalam pidatonya, Joko Widodo kembali mengingatkan kepada masyarakat khususnya kader AMPI agar tetap menjaga kesatuan dan persatuan. Terutama saat jelang pesta demokrasi yaitu Pilpres dan Pileg yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019.

"Jangan sampai kita terpecah-belah hanya karena perbedaan pilihan," tegas mantan Wali Kota Surakarta pada 2005 hingga 2012 itu.

Tidak hanya masalah perbedaan pilihan yang menjadi topik pidato Jokowi, ia juga mengajak seluruh kader mengikuti perkembangan zaman. 

"Apalagi zaman sekarang sudah masuk dalam industri 4.0, jadi masyarakat  dituntut untuk melek teknologi," ungkapnya. 

Dikesempatan yang sama, bapak tiga anak ini juga menyampaikan berita hoaks yang menyerang dirinya soal pelarangan azan dan penghapusan pelajaran agama. Jokowi menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

Share
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

article scenario tiga puluh satu

02 Sep 2024, 01:03 WIBNews