Aksi Unjuk Rasa di Sibolga, Mahasiswa Sebut Anggota DPR Mandul

SIbolga, IDN Times - Aksi unjuk rasa mahasiswa Sibolga Tapteng berlangsung di depan gedung DPRD Kota Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (27/9). Aksi ini dimulai sekira pukul 16.15 WIB.
Massa yang berkumpul dari enam perguruan tinggi di Sibolga dan Tapteng ini menyuarakan penolakan revisi UU KPK dan KUHP yang dinilai penuh kontroversial.
Pantauan di lokasi, dalam aksi itu massa juga terlihat membentangkan puluhan poster yang berisikan tulisan penolakan terhadap seluruh revisi UU KUHP.
Massa juga terlihat mengibarkan bendera dari masing-masing perguruan tinggi. Aksi ini juga mendapat pengawalan ketat dari puluhan petugas Kepolisian. Mereka disiagakan di luar dan di dalam gedung DPRD Sibolga.
Aksi dimulai dengan teriakan dari salah satu orator, Raju Firmansyah. Ia menyebut anggota DPR mandul.
Dikatakan Raju, Mandul merupakan singkatan dari `malas mandanga (mendengar) usulan` masyarakat.
"DPR mandul, DPR mandul, DPR mandul," teriak massa serentak.
Selain meneriaki DPR mandul, Raju juga meminta anggota DPRD Sibolga untuk menemui massa.
"Kami meminta unsur pimpinan DPRD menemui kami. Kalau bapak tidak bisa jadi pemimpin, biar kami saja memimpin DPRD Sibolga. Kami ingin berdialog dengan anggota DPRD Sibolga", Raju Firmansyah.
Setelah setengah jam desakan dari massa, ada lima anggota DPRD Sibolga terlihat keluar dari dalam gedung. Sementara, beberapa anggota DPRD Sibolga dikabarkan sedang tugas di luar kota.
Sebelum menemui massa, petugas Kepolisian terlebih dulu mengarahkan Anggota DPRD untuk menerima petunjuk dan arahan dari Kapolres Sibolga, Edwin Hariandja.
