5 Hari Tak Keluar Rumah, Seorang Kakek Ditemukan Bersimbah Darah

Pematangsiantar, IDN Times - Seorang pria yang diperkirakan berusia 70 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan KKO, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar.
Mayat yang diketahui bernama Sihar Saragih itu ditemukan masyarakat sekitar bersama kepala lingkungan setempat pada Jumat (15/3) sekira Pukul 20.00 WIB.
Seketika kabar tersebut beredar luas di masyarakat dan langsung mengerumuni tempat kejadian. Bersamaan dengan itu, pihak Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
Selanjutnya Polres Pematangsiantar bersama tim inafis membawa mayat korban ke instalasi jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih untuk dilakukan autopsi.
Sedangkan saat dikonfirmasi, polisi masih belum dapat memberikan komentar.
1. Sudah 5 hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya

Dari penuturan kepala lingkungan setempat, Gatot Sugiarto, seusai pensiun dari Dinas Perhubungan, korban menghabiskan masa tuanya dengan berjalan-jalan di sekitar rumahnya. Selain itu, biasanya korban berkunjung ke rumah Gatot untuk mengecas lampu dan mengambil air untuk mandi.
"Listrik di rumah korban sudah sejak setahun lalu diputus. Makanya biasanya korban datang ke rumah untuk mengecas lampu dan mengambil air," kata Gatot, yang ditemui di lokasi.
Namun sejak 5 hari lalu, korban tidak pernah ke luar rumah dan bercengkrama seperti biasa dengan tetangga. Semula warga sekitar tidak menaruh curiga akan kejanggalan itu.
"Sudah lima hari tidak datang ke rumah. Karena kan biasanya datang dia (korban) ke rumah," jelasnya.
2. Tinggal di rumah sendiri sejak ditinggal anak merantau 2 bulan lalu

Korban diketahui memiliki 2 orang anak yang saat ini tinggal di Jakarta. Terakhir, anak sulung korban pergi merantau dan meninggalkan korban seorang diri di rumah berwarna putih itu.
"Bulan 12 lalu anaknya yang paling besar merantau ke Jakarta," kata Gatot Sugiarto.
Gatot mengatakan telah menghubungi anak sulung korban 2 hari lalu. Dalam percakapan keduanya, Gatot meminta anak korban untuk menghubungi ayahnya karena tidak pernah kelihatan.
"Kan kami curiga korban tidak pernah kelihatan. Ya saya bilang biar dihubungi bapaknya, tapi sampai hari ini tidak ada kabar, "terangnya.
Semakin curiga dengan tidak adanya aktivitas di dalam rumah yang terlihat tidak terawat itu, Gatot bersama warga lain sepakat untuk mendobrak pintu rumah.
Benar saja, korban terlihat terkapar di lantai kamarnya. Saat ditemukan, posisi tubuh korban terlentang dan tubuhnya tidak ditemukan sehelai benang pun.
"Pintu rumahnya terbuka sedikit, tidak jadi kami dobrak. Saat ke kamar korban, kami lihat tubuhnya telanjang bulat dan kepalanya mengeluarkan darah. Darahnya sudah mengental dan banyak bercucuran di lantai," ujarnya.
Saat ditanya lebih lanjut, Gatot memilih untuk tidak berspekulasi terkait kematian korban. Ia lebih memilih menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. "Biar Polisi yang menentukan," tegasnya.
